Standar Pelayanan Minimal Penyuluh Agama Hindu Non PNS

Berikut kami lampirkan file Standar Pelayanan Minimal Penyuluh Agama Hindu Non PNS di lingkup Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama R.I. agar bisa dipedomani.

Dirjen Bimas Hindu: Meneladani Yudistira sebagai Pemimpin Adil

pemimpin adil

YUDISTIRA

YUDISTIRA alias Dharmawangsa adalah salah satu tokoh protagonis dalam kisah Mahabharata.

Ia merupakan seorang raja yang memerintah Kerajaan Kuru, dengan pusat pemerintahan di Hastinapura. Ia merupakan anak tertua di antara lima Pandawa, atau para putra Pandu.

Nama Yudistira dalam bahasa Sanskerta bermakna “teguh atau kokoh dalam peperangan”. Sifatnya yang paling menonjol adalah adil, sabar, jujur, taat terhadap ajaran agama, dan penuh percaya diri.

“Kisah Yudistira yang memilih untuk menghidupkan kembali semua saudaranya ketika meninggal di telaga ketimbang hanya memilih satu orang mencerminkan seorang pemimpin yang adil dan bijaksana,” kata Dirjen Bimas Hindu Kementeria Agama Ida Bagus Yudha Triguna kepada wartawan usai menjadi pembicara pada Sarasehan Binroh TNI di Mabes TN Cilangkap, Jakarta, Rabu (8/5).
Baca pos ini lebih lanjut

Tumpek Landep Kearifan Lokal Umat Hindu Etnis Bali “Memanfaatkan Teknologi Untuk Kemanusiaan”

Oleh : Ni Kadek P. Noviasih

(Staf Bimas Hindu Kemenag R.I. Sulawesi Utara)

Pada hari ini, umat Hindu (khususnya etnis Bali) membuat sesajen khusus yang dipersembahkan kepada Sang Hyang Pasupati, Dewa penguasa dan pencipta pengetahuan tentang teknologi. Tradisi ini merupakan wujud kearifan lokal umat Hindu dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi yang semakin canggih dengan penguatan nilai-nilai humaniora, membangun nilai kemanusiaan sehingga terjamin keberlangsungan hidup semua mahluk di alam semesta ini.

Hari Tumpek Landep merupakan momentum umat Hindu untuk membersihkan atau merawat kendaraan kemudian dilanjutkan dengan menghaturkan sesaji di tempat suci dan kendaraannya masing-masing. Hal ini menjadi cukup istimewa bagi sebagian orang. Keistimewaan itu bisa dilihat dari kendaraan baik motor maupun mobil tampil beda dengan hari-hari biasa. Selain tampak lebih bersih, di bagian depan mobil diberi sesajen dan hiasan khusus terbuat dari rangkaian janur yang disebut ceniga, sampian gantung, tamiang dan kolem. Tak hanya kendaraan, bahkan hampir semua benda-benda teknologipun diberi suguhan sesajen atau bebanten dan dihias sedemikian rupa dengan kain warna-warni atau diisi berbagai bentuk reringgitan (hiasan terbuat dari janur). Baca pos ini lebih lanjut

Pemberdayaan Ekonomi Umat Hindu : “Tingkatkan Kreativitas dan Karya Untuk Mendorong Terciptanya Pembangunan Ekonomi Di Masyarakat”

Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama R.I. melalui Subdit Pemberdayaan Umat Direktorat Urusan Agama Hindu tanggal 29 Oktober s.d. 1 Nopember 2012 lalu menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Umat Hindu. Kegiatan yang dibuka oleh Dirjen Bimas Hindu ini dilaksanakan di hotel Soechi, Jl. Cirebon No. 76 A, Medan-Sumatera Utara.

Bapak Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. membuka kegiatan ini, Senin 29 Oktober 2012 didampingi oleh Kakanwil Kemenag Prov. Sumatra Utara, Drs. H. Abd. Rahim, M.Hum. dan Direktur Urusan Agama Hindu, I Ketut Lancar, S.E.,M.Si. Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu mengharapkan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini agar betul-betul tercapai. “Peserta dan narasumber menggali dan menghimpun perumusan sehingga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para Pengelola tempat ibadah, Pura, Kuil, Sanggara dan Umat Hindu pada umumnya,” katanya. Baca pos ini lebih lanjut

Drs. Ida Bagus Gede Subawa, M.Si. Dilantik Sebagai Direktur Pendidikan Hindu

Direktur Pendidikan Agama Hindu, Drs. Ida Bagus Gede Subawa, M.Si. (kiri) usai dilantik didampingi Direktur Urusan Agama Hindu, I Ketut Lancar, SE.,M.Si. (kanan-jaket hitam)

Kamis, 11 Oktober 2012 lalu Menteri Agama, Surya Dharma Ali melantik dan merotasi sejumlah pejabat Eselon I dan Eselon II di lingkungan Kementerian Agama R.I. Pelantikan dilakukan di Ruang Sidang Utama, Gedung Kementerian Agaman R.I., Jl. M.H. Thamrin No. 6, Jakarta.

Pejabat Eselon I yang pada hari itu dilantik yaitu Prof. Dr. H. Machasin, MA sebagai Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM. “Di samping sebagai staf ahli, saya juga menunjuk Machasin sebagai pelaksana tugas pada Badan Litbang dan Diklat,” tegas Menteri Agama, Suryadharma Ali dalam sambutan pelantikan.

Di dalam satker Ditjen Bimas Hindu juga mengalami rotasi pejabat eselon II, Drs. Ida Bagus Gede Subawa, M.Si. mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Badung, Bali diangkat dan dilantik sebagai Direktur Pendidikan Agama Hindu menggantikan Drs. I Made Sujana, M.Pd. yang dirotasi ke IHDN Denpasar. Baca pos ini lebih lanjut

Kesepakatan Bersama Konsultasi Pejabat Ditjen Bimas Hindu Dengan Pembimas Hindu Dan Parisada Tahun 2012 Di Semarang

Informasi berikut terkait Kegiatan Konsultasi Pejabat Ditjen Bimas Hindu dengan Pembimas Hindu dan Parisada Tahun 2012 Di Semarang, yang diselenggarakan di Hotel Grand Candi, Jl. Sisingamangaraja  No. 16, Semarang.

Kegiatan yang dilaksanakan dari hari Jumat-Senin, 18 s.d. 21 Mei 2012 ini diikuti oleh 90 (sembilan puluh) orang peserta dari unsur Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama R.I., Parisada Pusat, Pembimas Hindu Provinsi, Parisada Provinsi (33 provinsi), WHDI, Pinandita Sanggraha Nusantara dan Pemuda Hindu (peradah).

Berikut hasil sidang komisi yang telah di paripurnakan dengan pimpinan sidang prof. Dr. I Nyoman Sudyana, M.Sc. yang telah disepakati bersama dalam bentuk Kesepakatan Bersama yang isinya menekankan peran, tugas dan fungsi Pembimas Hindu dan Parisada dalam membina umat Hindu.

Konsultasi Pejabat Ditjen Bimas Hindu Dengan Pembimas Hindu dan Parisada Tahun 2012 “Mempererat Simpul Kehinduan”

Dirjen Bimas Hindu (Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS.) menyematkan Tanda Peserta Konsultasi.

Dalam menciptakan kerukunan intern dan antar umat beragama terkandung aspek kerukunan antar lembaga/organisasi keagamaan. Kerukunan antar lembaga ini perlu dimantapkan sehingga pelayanan kepada umat dapat dioptimalkan. Sebab, Lembaga Keagamaan memegang peran yang sangat penting dalam pembinaan umatnya. Memahami hal tersebut dalam usaha untuk menciptakan kerukunan dan meningkatkan peran Kelembagaan Hindu dalam mengisi pembangunan serta mempererat tali simakrama antara pemerintah dan lembaga keagamaan Hindu, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama R.I. mengadakan Konsultasi Pejabat Ditjen Bimas Hindu Kemenag R.I. dengan pembimas Hindu dan Parisada Tahun 2012 di Semarang. Konsultasi ini dimaksudkan untuk memperluas wawasan berorganisasi guna membangun persepsi yang sama terhadap Peran, Fungsi, Tugas, dan Tanggung Jawab dalam pembinaan umat. Baca pos ini lebih lanjut

JAWA TIMUR JUARAI PEMILIHAN KELUARGA SUKHINAH TELADAN TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012

Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. Menyematkan Tanda Peserta

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama R.I. melalui Subdit Penyuluhan Direktorat Urusan Agama Hindu, tanggal 11 s.d. 14 Oktober 2012 menyelenggarakan Pendidikan dan Pemilihan Keluarga Sukhinah Teladan Tingkat Nasional Tahun 2012. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Kawanua Aerotel Jakarta, Jl. Cempaka Putih No. 120, Jakarta Pusat ini diikuti oleh 33 pasang peserta yang merupakan peserta terpilih, pasangan suami-istri perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia.

Acara dibuka oleh Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. pada hari Kamis, 11 Oktober 2012 dihadiri pula oleh Direktur Urusan Agama Hindu, I Ketut Lancar, SE.,M.Si. Bapak Dirjen mengungkapkan, Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama R.I. selalu berupaya semaksimal mungkin membuat berbagai terobosan/program kegiatan yang mengarah pada terciptanya kehidupan masyarakat Hindu yang lebih memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga berharap dengan diselenggarakannya acara ini, dapat terpilih keluarga sukhinah teladan, yang dapat dipakai contoh dan memberikan teladan di masyarakat nantinya dalam pembinaan Umat Hindu. Baca pos ini lebih lanjut

DOA BERSAMA SAAT MENGHADIRI ACARA KEMATIAN

Mantra Pitra Puja

1. Asana               : Om prasada sthiti sarira siva suci nirmalaya namah svaha.

2. Pranayama        : Om ang namah, Om ung namah, Om mang namah.

3. Karasodhana     : tangan Kanan  (Om suddhamam svaha)

tangan Kiri (Om ati suddhamam svaha)

4. Pitra Puja               :

Om svargantu pitaro devah, Svargantu pitara ganam, Svargantu pitarah sarvaya, Namah svada.

“Om Hyang Widhi semoga atmanya mendapat tempat di surga, semoga semua atma suci mendapat tempat di surga, sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi dan hormat hamba kepada smua atma suci.”

Om moksantu pitaro devah, Moksantu pitara ganam, Moksantu pitarah sarvaya, Namah svada.

“Om Hyang Widhi semoga atmanya mencapai moksa, semoga semua atma suci mencapai moksa, sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi dan hormat hamba kepada smua atma suci.”

Om Sunyantu  pitaro devah, Sunyantu pitara ganam, Sunyantu pitarah sarvaya, Namah svada.

“Om Hyang Widhi semoga atmanya mendapat ketenangan, semoga semua atma suci mendapat ketenangan, sembah hamba hanyalah kepada Hyang Widhi dan hormat hamba kepada smua atma suci.”

Om Bhagyantu  pitaro devah, Bhagyantu pitara ganam, Bhagyantu pitarah sarvaya, Namah svada. Baca pos ini lebih lanjut

DITJEN BIMAS HINDU KEMENAG R.I. MELAKSANAKAN BINTAL DI GUNUNG SALAK

Dirjen Bimas Hindu beserta Pejabat Eselon II dan Pengurus Pura

Bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) guna membangun citra positif di masyarakat harus mengedepankan kepentingan bersama dan bukan golongan atau perseorangan. Dengan berfikir, berkata, dan berbuat baik atau yang biasa disebut Tri Kaya Parisudha merupakan salah satu alternatif perwujudan PNS yang seutuhnya, yang berkarakter dan bertanggung jawab terhadap tugas dan fungsinya sebagai seorang abdi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, pada hari Jumat (23/12/11) lalu melaksanakan acara Pembinaan Mental (bintal) seluruh pegawai di Pura Parhyangan Agung Jagatkartha, Gunung Salak, Bogor. Yang dihadiri juga oleh seluruh unit eselon Ditjen Bimas Hindu.

Bintal dilaksanakan setiap tahun sekali. Acara ini terlaksana dari APBN DIPA Ditjen Bimas Hindu Tahun 2011. Yang diisi dengann kegiatan persembahyangan dan Dharma Wacana. Tujuan pelaksanaan bintal ini tidak lain adalah sebagai sarana pembinaan mental pegawai dan sekaligus  untuk peningkatan Sradha dan Bhakti sebagai umat Hindu. Baca pos ini lebih lanjut

Dasar Bali

Balinese culture, tradition, tourism and book

ST Kawula Wisuda Banjar Kulub Tampaksiring

Sekaa Teruna-Teruni Banjar adat Kulub. Tampaksiring, Gianyar-Bali.

WP SHOP COLLECTION

Belanja Murah Terjamin & Berkualitas, Disini Tempatnya!!!

desak14cemplok

Serasa hidup kembali

...blog nak belog...

...catatan harian seorang manusia biasa...

Nyoman Djinar Setiawina

Sakiti diri sendiri sebelum menyakiti orang lain. Pengenalan terhadap diri sendiri awal daripada pengembangan pengetahuan.

Dharmavada

Pembawa Pesan Kebajikan & Kebenaran

CORETAN

Luapan Pikiran Tertulis Dalam Kertas

Baliaga

menggali jati diri orang Bali

INDONESIA EX-MUSLIM FORUM

Telling the truth about Muhammad and Islam

Puisi dan Cerpen Bali

Kumpulan-kumpulan puisi dan cerpen bahasa Bali karya I Wayan Kertayasa

perskanaka

LPM KANAKA FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS UDAYANA

IMBASADI

Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia

FACETRICK's MP3 BALI

BANYAK CARA DENGAN TRICK

Indonesia Proud

Bangunlah Jiwanya...Bangunlah Badannya...Untuk Indonesia Raya!

Media Kanak Dusun

Istiqomah Dalam Bekarya Menuju Kemandirian

Different kind of Mahabharata

Another stories behind the epic

nakbaliblog

Jadilah Apa Yang Kita Suka, Bikinlah Apa Yang Kita Suka, Jalanilah Apa Yang Kita Suka

Artikel Ajaran Agama Hindu

Artikel Agama Hindu, Ajaran atau Pelajaran Tentang Agama Hindu