JAWA TIMUR JUARAI PEMILIHAN KELUARGA SUKHINAH TELADAN TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012

Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. Menyematkan Tanda Peserta

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama R.I. melalui Subdit Penyuluhan Direktorat Urusan Agama Hindu, tanggal 11 s.d. 14 Oktober 2012 menyelenggarakan Pendidikan dan Pemilihan Keluarga Sukhinah Teladan Tingkat Nasional Tahun 2012. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Kawanua Aerotel Jakarta, Jl. Cempaka Putih No. 120, Jakarta Pusat ini diikuti oleh 33 pasang peserta yang merupakan peserta terpilih, pasangan suami-istri perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia.

Acara dibuka oleh Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. pada hari Kamis, 11 Oktober 2012 dihadiri pula oleh Direktur Urusan Agama Hindu, I Ketut Lancar, SE.,M.Si. Bapak Dirjen mengungkapkan, Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama R.I. selalu berupaya semaksimal mungkin membuat berbagai terobosan/program kegiatan yang mengarah pada terciptanya kehidupan masyarakat Hindu yang lebih memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga berharap dengan diselenggarakannya acara ini, dapat terpilih keluarga sukhinah teladan, yang dapat dipakai contoh dan memberikan teladan di masyarakat nantinya dalam pembinaan Umat Hindu. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

KELUARGA SUKINAH DARI PERSPEKTIF HINDU

Prajanartha striyah srstah

Samtanartham ca manawah

Tasmat sadharano dharmah

ςrutau patnya sahaditah

Vedasmrti. IX.96

Untuk menjadi ibu, wanita itu diciptakan dan

untuk menjadi ayah , laki-laki itu diciptakan

Upacara keagamaan karena itu ditetapkan di dalam Veda

Untuk dilakukan oleh suami beserta dengan istrinya.

A. Pendahuluan

Sejak awal kehidupan manusia , ternyata bersatunya antara seorang wanita dengan seorang laki-laki yang disimbulkan akasa dan pertiwi sebagai cakal bakal sebuah kehidupan baru yang diawali dengan lembaga perkawinan. Hendaknya laki-laki dan perempuan yang telah terikatdalam ikatan perkawinan selalu berusaha agar tidak bercerai dan selalu menyintai dan setia sampai hayat hidupnya, jadikanlah hal ini sebagi hukum yang tertinggi dalam ikatan suami-istri (G.Pudja MA, 2002 :561). Keluarga yang dibentuk hanya berlangsung sekali dalam hidup manusia, keluarga atau rumah tangga bukanlah semata-mata tempat berkumpulnya laki dan wanita sebagai pasangan suami istri dalam satu rumah, makan-minum bersama. Namun mengupayakan terbunanya keperibadian dan ketenangan lahir dan bathin, hidup rukun dan damai, tentram, bahagia dalam upaya menurunkan tunas muda yang suputra (Jaman, 195 :3).

Menurut Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 Bab I

pasal 1:

menyebutkan bahwa perkawinan ialah ikatan lahir dan bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga bahagia dan kekal berdasarkan Ketuahanan Yang maha Esa.

pasal 2 :

Menyebutkan bahwa perkawinan adalah sah apabila dilaksanakan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu.

Dengan demikian perkawinan menurut pandangan Hindu bukanlah sekedar legalitas hubungan biologis semata tetapi merupakan suatu peningkatan nilai berdasarkan hukum Agama, karena Wiwaha samkara adalah merupakan upacara sacral atau skralisasi peristiwa kemanusiaan yang bersifat wajib ( G. Pudja,MA,2002 :80).

Keluarga bahagia yang menjadi tujuan wiwaha samkara dalam terminology Hindu disebut keluarga Sukhinah merupakan unsur yang sangat menentukan terbentuknya masyarakat sehat (sane society). Baca pos ini lebih lanjut

MELIRIK OGOH-OGOH DI JAKARTA SAAT NGERUPUK 2012 (Part 3 End)

Swastyastu sahabat bloger. Okay… saatnya menyelesaikan berbagi cerita lirik-melirik Ogoh-Ogoh di Jakarta kali ini. Setelah cerita dan gambar Melirik Ogoh-Ogoh Part 1 dan Part 2 yang lalu, sekarang giliran part 3 end. Ini semua adalah foto Ogoh-Ogoh yang pertama kali saya ambil di Jakarta. Walau dalam perayaan Nyewi 1934 Saka ini saya gak bisa menikmatinya bersama keluarga di Bali, ternyata hikmah perayaan Nyepi bisa saya rasakan juga di Jakarta. Wahhh.. ini benar-benar “sesuatu banged…!!”.

Baik sahabat bloger semuanya, kita lirik lagi gambar-gambar terakhir yuk……..!! Cekidot gan… ^_^ Baca pos ini lebih lanjut

MELIRIK OGOH-OGOH DI JAKARTA SAAT NGERUPUK 2012 (Part 1)

Bicara Masalah Nyaga atau Ngrupuk sebagai salah satu rentetan upacara Nyepi, pasti identik dengan Ogoh-Ogoh. Ogoh-Ogoh merupakan sebuah apresiasi budaya, pengembangan daya kreatifitas pemuda di Bali pada awalnya, yang dianggap sebagai perwujudan nyata Sang Kala yang di somya saat itu. Di Bali setiap tahun Ogoh-Ogoh selalu menghiasi perayaan Nyaga/Ngrupuk/Tawur Agung, bahkan Ogoh-Ogoh juga dilombakan.

Pertanyaannya sekarang, “Apakah hanya di Bali saat Pangrupukan (Taur Agung sasih Kasanga) membuat Ogoh-Ogoh?

Eitt.. eiitz.. jangan salah lho..!! Di Jakarta ternyata pemuda Hindu juga membuat Ogoh-Ogoh untuk dipentaskan saat upacara Pangrupukan dan dipentaskan bersamaan di Silang Monas. Nahh, seperti apa rupa Ogoh-Ogohnya? Kita lirik sama-sama yukz…………!!

Gambar 1.

Cakra Mukti, Madu Sudana Angruat Buta Bakasura. Ogoh-Ogoh karya Kesatuan Pemuda Suka Duka Hindu Dharma (KPSDHD) Rawamangun, Penyungsung Pura Aditya Jaya Rawamangun Jakarta Timur ini bercerita tentang turunnya Dewa Wisnu menjadi Madu Sudana guna membunuh raksasa Bakasura yang terkenal kejam dan bengis.

Gambar 2.

Mahakala, karya pemuda Hindu Banjar Jakarta Pusat, penyungsung Pura Agung Wira Satya Bhuana Paspampres Tanah Abang. Pemuda di sini kebanyakan adalah TNI dan dari Pasukan Pengaman Presiden. Ogoh-ogoh ini bercerita tentang penciptaan alam semesta dan penjelmaan Dewi Uma, sakti dewa Siwa menjadi Dewi Durga.

Gambar 3.

Narasinga Wijaya, karya pemuda Hindu Banjar Suka Duka Depok, sebuah cerita tentang turunnya Wisnu ke dunia untuk mendamaikan suasana di bumi melawan raja raksasa Hiranyakasipu yang kejam karena kelalimannya merasa mendapatkan berkah dari Brahma untuk tidak mati oleh manusia, dewa, ataupun kala, tidak di darat, air, ataupun di udara. Hiranyakasipu adalah raja yang menyengsarakan rakyat, menebar benih ketakutan.

Gambar 4.

Kala Tara, Karya Pemuda Hindu (KPSHD) di Lenteng Agung Jakarta Selatan. Ogoh-Ogoh ini bercerita tentang sifat manusia di jaman sekarang yang dipengaruhi oleh Kala Tara yang mengendalikan keserakahan manusia, manusia tidak pernah puas dengan apa yang dicapainya. Tanpa melihat saudara, kawan, atau lawan, demi ambisi dan keinginannya menghalalkan segala cara untuk menggapainya. Hal itu disimbulkan dengan raksasa yang menggendong Bumi dan ingin menguasainya sendiri.

Gambar 5.

Raksasa Alengka - Bercerita tentang sifat-sifat kerakusan, kekejaman dan kejahatan para raksasa di Negeri Alengka yang dipimpin oleh Rahwana Raja. Ogoh-Ogoh ini karya Pemuda Hindu banjar Ciangsana.

bersambung….. Part 2

Dasar Bali

Balinese culture, tradition, tourism and book

ST Kawula Wisuda Banjar Kulub Tampaksiring

Sekaa Teruna-Teruni Banjar adat Kulub. Tampaksiring, Gianyar-Bali.

WP SHOP COLLECTION

Belanja Murah Terjamin & Berkualitas, Disini Tempatnya!!!

desak14cemplok

Serasa hidup kembali

...blog nak belog...

...catatan harian seorang manusia biasa...

Nyoman Djinar Setiawina

Sakiti diri sendiri sebelum menyakiti orang lain. Pengenalan terhadap diri sendiri awal daripada pengembangan pengetahuan.

Dharmavada

Pembawa Pesan Kebajikan & Kebenaran

CORETAN

Luapan Pikiran Tertulis Dalam Kertas

Baliaga

menggali jati diri orang Bali

INDONESIA EX-MUSLIM FORUM

Telling the truth about Muhammad and Islam

Puisi dan Cerpen Bali

Kumpulan-kumpulan puisi dan cerpen bahasa Bali karya I Wayan Kertayasa

perskanaka

LPM KANAKA FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS UDAYANA

IMBASADI

Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia

FACETRICK's MP3 BALI

BANYAK CARA DENGAN TRICK

Indonesia Proud

Bangunlah Jiwanya...Bangunlah Badannya...Untuk Indonesia Raya!

Media Kanak Dusun

Istiqomah Dalam Bekarya Menuju Kemandirian

Different kind of Mahabharata

Another stories behind the epic

nakbaliblog

Jadilah Apa Yang Kita Suka, Bikinlah Apa Yang Kita Suka, Jalanilah Apa Yang Kita Suka

Artikel Ajaran Agama Hindu

Artikel Agama Hindu, Ajaran atau Pelajaran Tentang Agama Hindu